Poems

Nonsense..

When you want to write..

But you don’t know what to write,

You ended up writing nothing but nonsense.

Nonsense which might has meaning for others

Meaning that might help others.

So.. nonsense is only a nonsense when you define it as such…

What kind of nonsense have you written today?

.Tha.

Advertisements
Poems

Battle

Another day,

Another week,

Another month,

Another year…

All has passed, and nothing has changed

Dreams and hopes, however, haven’t.

In the end, it’s only the matter of willingness and endurance..

It’s the battle between you and yourself.

-Tha-

Simple Story

Hape High End, Buat Apa?

*postingan ini tidak ditujukan untuk mendiskreditkan kelas ekonomi dan profesi apapun. Cerita yang tertera di sini adalah kisah yang saya jumpai secara nyata.

Smartphone itu sesuatu yang bagiku adalah dan hanyalah sebuah alat, bukan sesuatu yang harus saya banggakan dan tidak pernah kugunakan sebagai simbol status (apappun lah mau status ekonomi, sosial, kejombloan..). Jadi ya hanya alat komunikasi, medium saja.

Alasan itu juga yang bikin aku jarang banget ganti hape kecuali udah buosok, entah layarnya udah gelap, touch screen yang tak lagi bisa di-touch. Hahah.. Sebagian besar yang menjawab poll di IG-ku (90%) juga menjawab mengganti hape karena rusak bukan karena ikut tren. Alasan ini yang bikin mas bojo itu guemes. Menurutnya hape keluaran 2016 itu sudah wagu kalau kupake dengan profesiku dan online activity yang kulakukan, termasuk di dalamnya ngerjain konten IG sama blogging.

Tapi ya karena aku tu muales yang namanya harus mindah memori, mindah akun ke hape baru, selalu menunda pembelian hape ini dengan alasn ‘enggak butuh hape, mending duitnya buat main capit-capit” *lalu dikeplak mas bojo. (note: sampai sekarang hapeku belum ganti).

Tetapi realita di luar hidup dan lingkungan sosialku sempat membuatku berpikir, ada hubungan apa sih antara hape sama status sosial itu? Mas bojo itu kebetulan punya bisnis sampingan imut-imut jual beli hape. Dari bisnis itu kesempatan bertemu banyak orang baru pun terbuka. Kesempatan – kesempatan ini yang kemudan sering menjadi trigger diskusi kami berdua.

Hape yang saya punya sekarang adalah salah satu contohnya. Hape ini saya beli 2 tahun lalu. Mereknya Samsung J7 Prime (lawas tenan yes?). Buatku hape ini sudah wow, cukup buat WA, IG, FB, ngeblog, ngemail, ngedit video, ngedit foto, nyecan, selfie. Mungkin hasilnya tidak istimewa banget tapi cukup. Nah hape ini, 2 tahun yang lalu masih bisa dibilang agak mahal harganya. Itupun saya mau beli karena hape saya sebelumnya sudah ga bisa ngeluarin huruf ‘P’ . haahahah…

Hape ini ga kubeli baru ya, tapi seken. Aku percaya pada judgment mas bojo karena dia memang menekuni perhapean ini dan tahu mana hape yang bagus dan tidak walau seken. Hape ini (yang kala itu masih keluaran baru dan harga dikisaran 3 jutaan, adalah milik seorang penjual bakso asal Wonogiri. Isi hape itu ketika kami lihat dan belum di hard restart, hanya ada aplikasi standar, tanpa tambahan aplikasi lain. Ketika ditanya mas bojo, hape ini biasanya buat apa, dijawab “buat WA sama FB aja mas.”

Kisah lain datang dari hape baru mas bojo. Sebuah Samsung S8. Dia bahkan ga percaya hape ini cuma dilepas dengan di bawah pasar. Maka dia cek benar-benar, dan akhirnya yakin bahwa ini adalah barang asli.

Siapa pemilik hape ini? Seorang penjual angkringan, yang harus menjual lagi hapenya untuk menebus gerobak angkringannya, di samping itu dia masih harus membayar angsuran hape sang istri, sebuah iPhone S6, sekitar 300ribu per bulan. Kembali ke hape S8 mas bojo, setelah dicek dan belum di restart pun bisa dilihat bahwa tidak ada aplikasi tambahan dalam hape itu. Standar pabrik.

Mas bojo dan saya kemudian berdiskusi tentang, apa gunanya memiliki hape high end, Samsung S8 lho iniiiii, tapi tidak dimanfaatkan secara maksimal? Kalau aku yang punya dah tak buat foto terus itu, buat review kosmetik. wkwkwk. Kami berkesimpulan pada satu titik, di mana hape itu bisa mencerminkan kesuksesan usaha mereka (sebagai pemilik usaha bakso, dan angkringan), dan akan memberikan nilai plus (secara sosial). Tapi lalu kami sedih, kalau hape high end itu dibeli secara kredit bulanan, bukankah berarti mereka harus memotong profit mereka yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang lain atau mengembangkan bisnis (beli gerobak baru misalnya). Ah.. kami berdua kemudian merasa buntu untuk berdiskusi tentang itu. Mungkin kami saja yang tidak paham fenomena ini.

Pengen rasanya melanjutkan ngobrol dengan pemilik hape ini, supaya bisa dapat insight, supaya bisa lebih paham lagi. Tapi apa daya.. waktu jugalah yang harus memisahkan karena si bapak pun harus ketemu buyer lain yang mau ambil iPhone S6 milik sang istri.

-Tha-

Poems

Dear soul..

You have given everything you have, you even put your trust to someone you thought you know.

You believe in a single thing, kindness, which you thought everybody does the same.

Until the time proved the opposite. Every sacrifice you’ve made, ended up being nothing to them.

Each secret you’ve shared, became the knife which stabbed you slowly.

You shall learn, dear soul. Life ain’t a fairytale which every story ends with a happy ending.

Life is such a two sides of a coin. Good and bad, happiness and sadness, smile and tears, satisfaction and disappointment..

Each event may be seen in two different perspectives. You shall choose, dear soul, which side you want to look.

-Tha-

review

[Review] Pond’s face powder-Pinkish white glow

Finally I got the chance to try this product. Thank you Watson for the member promo, it’s really useful for me. Hohoho..

So, this face powder from Pond’s has been quite famous since last year. They have three variants of face powder: BB magic powder, pinkish white glow, and natural mattifying.

This time, I tried the pinkish white glow. From the texture I got to say this product is really good, so soft, very small particles. How about the smell? For my nose, it’s nice, not so fragrant but you can smell something lovely.

I applied it after my daily foundation. The powder is really pink, literally. So, no wonder it gives you the pinkish. But, I guess it works best for girls with pale to bright skin. Pond’s pinkish white glow contains a bit of glitter which should make your face glow. Well, it should.

Somehow, the glow doesn’t appear on my face after the application. So for me, this powder works like any other powder not as special as the ad says.

But, for you girls, with pale or bright skin, just try it. Who knows it works better to your skin.

That’s it for now, happy reading!

-Tha-

Poems

I’ve got nothing to lose..

I’ve got nothing to lose,

Too much I have lost before..

Too bad I have injured.

I’m taking now my steps with ease,

No burden on my shoulders.

I’ve fallen yet I’ve learned too how to raise..

I’ve slipped yet I’ve also learned how to stand firm..

I’ll giving the best of me to the end point,

As now.. I’ve got nothing to lose..

-Tha-

review

Minusnya capit-capit online

Hai gaes pecinta capit-capit. Masih inget kan post-ku yang kemarin tentang salah satu online arcade yang ada crane machine atau capit-capit itu? Kalau lupa, bisa cek di sini.

Nah di post kali ini, ak mau kasih beberapa hal yang perlu kalian tau tentang capit-capit online ini.

1. Trik capit-capit di arcade offline belum tentu berhasil

Kenapa coba? Kalian ga ada di tempat itu gaes, jadi ga betul-betul bisa mengira-ngira titik jatuhnya si capit itu tepat atau tidak. Walaupun ada bantuan infra red itu ya.. ga ngefek gaes, trust me.

2. Kita tidak pernah bisa ngerasain kekuatan capit

Ya karena kita tidak di sana, kita ga tau niy seberapa kuat hentakan sama goyangan capitnya.

3. Risiko boros lebih besar

Ini parah gaes. Isi ulang koinnya kan gampang banget niy, cuma tinggal pakai Gopay niy, pencet ini pencet itu eh sudah kebayar. Beda lho sama arcade yang di emol, tetep lebih berasa ngeluarin duit daripada yang arcade online ini. Aku pribadi membatasi diri kalau top up cuma di 25ribu maksimal per hari. Main pun ga tiap hari. Kalau kubaca di komentar-komentar netizen yang doyan main ini, mereka top up dari 300 ribu – sejuta. Woooowww.

Nah, intinya jangan jadikan game online ini arena mencari boneka. Pengalaman pribadi, dengan semua trik yang sudah ku share di sini, tetep aja rasio dapetnya ga bisa 1:5. Koin yang kubeli dengan 25 ribu (18koin) yang bisa buat minimal 6 kali main pun ga dapet.

Selama uji cobaku, 2 minggu ini, baru dapat 3 boneka. 1 boneka kukirim ke rumah, 1 boneka kutukar dengan tiket untuk kutukar lagi dengan koin, dan 1 boneka lagi entah mau kuapakan, belum terpikirkan. 3 boneka itu ga kudapet cuma dengan 15 x main = 45 koin ya.. bisa 3x lipat lebih banyak dari itu.

Intinya itu tadi, kalau main capit-capit online ya buat have fun aja jangan terbawa emosi dengan prinsip “pokoknya harus dapat” ya.

Stay focus and capit-capit gaes!

-Tha-